GAYA
NAMA : MAWARISWARI
NIM :231200038
KELAS : A PAGI
MK :E-LEARNING
DOSEN :ANITA, S.pd, M.si
BAHAN
AJAR GAYA
Tujuan
dalam pembelajaran ini yaitu sebagai berikut
1. Menjelaskan
pengertian gaya dan mengetahui persamaan gaya serta merumuskan hukum I newton,
hukum II newton dan hukum III newton.
A.
GAYA
1. Pengertian
Gaya
Gaya adalah,
Dorongan, kayuhan, tendangan, tarikan, atau pun hal lain yang menyebabkan benda
bergerak atau berhenti dari gerakannya itu disebut dengan gaya. Dalam fisika,
gaya diartikan sebagai suatu dorongan atau tarikan.
Satuan gaya
dalam Sintem Satuan Internasional ( SI ), dinyatakan dalam Newton (N) dan dyne
( untuk cgs). Dalam hal ini, 1Newton ( N) = 100.000 dyne. Nama newton digunakan
untuk menghormatijasa- jasa Sir Isaac Newton. Satuan gaya dapat dinyatakan juga
dengan kgf ( kilogram force) dan gf ( gram force). 1 kgf = 9,8 N
Perubahan-perubahanyang dapat terjadi adalah
sebagai berikut:
a) Benda diam
jadi bergerak.
b) Benda
bergerak menjadi diam.
c) Bentuk dan
ukuran benda berubah.
d) Arah gerak
benda berubah.
2. Menjumlahkan
gaya
Hasil
perpaduan dua gaya atau disebut resultan gaya. Dua gaya atau lebih dapat
diganti dengan sebuah resultan gaya dari gaya-gaya yang dipadukan. Gaya-gaya
yang terletak pada sebuah garis kerja disebut gaya-gaya garis kerja yang searah
adalah sebuah gaya yang besarnya merupakan jumlah aljabar dari besar tiap gaya
yang dipadukan.
R = F1 + F2 + . . . + Fn
Keterangan :
R
= resultan gaya ( N)
F1,
F2, F3, Fn = gaya ( N)
Contoh soal :
1. Dua buah
gaya masing-masing besarnya 110 N dan 65 N bekerja pada sebuah benda.
Besarnyaresultan kedua gaya tersebut adalah . . .
Penyelesaian :
Jika kedua gaya searah, maka
R = F1+ F2
= 110 N + 65 N = 175 N
Jika kedua gaya berlawanan arah, maka
R = F1- F2
= 110 N–65 N = 45 N
B.
MACAM- MACAM
GAYA :
Gaya yang menyebabkan terjadinya perubahan pada benda
dapat dikelompokkan berdasarkan
penyebabnya dan berdasarkan pada sifatnya.
Macam-macam gaya berdasarkan penyebabnya adalah:
a)
Gaya listrik, yaitu gaya yang timbul karena adanya
muatan listrik.
b)
Gaya magnet, yaitu gaya yang berasal dari kutub-kutub
magnet, berupa tarikan atau tolakan.
c)
Gaya pegas, yaitu gaya yang ditimbulkan oleh pegas.
d)
Gaya gravitasi, yaitu gaya tarik yang berasal dari
pusat bumi.
e)
Gaya mesin, yaitu gaya yang berasal dari mesin.
f)
Gaya gesekan, yaitu gaya yang ditimbulkan akibat
pergeseran antara dua permukaan yang bersentuhan.
Berdasarkan sifatnya :
a.
Gaya otot yaitu gaya yang ditimbulkan oleh otot
manusia dan hewan.
Contoh gaya otot : Pemain bola menendang bola, sapi
menarik pedati, dan sebagainya.
b.
Gaya gesek yaitu gaya yang menimbulkan gesekkan ketika
dua benda saling bersentuhan.
c.
Gaya gesek dapat
menimbulkan aganya hambatan.
Contoh gaya gesek : Seorang siswa menghapus papan
tulis, ketika kita mengerem sepeda, ketika ayah mengasah pisau dan sebagainya.
f : gaya gesek (N)
ᶬ: koefisien gesek
N : gaya normal (N)
Gaya gesek dapat terjadi pada zat padat, cair, bahkan
gas. Benda-benda yang bergesekan selalu menimbulkan panas. Gaya gesek ada 2
macam, yaitu gaya gesek statis dan gaya gesek kinetis. Gaya gesek statis
terjadi pada benda diam atau akan bergerak. Sedangkan gaya gesek kinetis
terjadi pada benda yang bergerak.
Sebelumnya telah disebutkan bahwa besar gaya gesek
ditentukan oleh kekasaran permukaan bidang yang bersentuhan. Dengan demikian,
besar gaya gesek tidak tergantung pada luas permukaan bidang yang bergesekan.
d.
Gaya Gravitasi adalah, gaya yang ditmbulkan oleh benda
yang bermassa untuk menarik benda yang bermassa lain ke arah pusat benda yang
bersangkutan.
Misalnya gaya gravitasi bumi. Dengan rumusnya w= m. g
Contoh soal : Berat Made di tempat sebesar 490 N. Jika
percepatan gravitasi di tempat itu 9,8 m/s2, massa Made sebesar. . . .
Penyelesaian :
Dik
: w = 490 N
g = 9,8 m/s2
Dit : m =….?
Jawab :
w = m.g
m = w/ g
= 490 N/ 9,8
m/s2
=
50 kg
e.
Gaya mesin adalah, gaya yang ditimbulkan oleh
pembakaran bahan bakar dalam mesin.
Misalnya,
pada mesin sepeda motor yang menggerakkan sepeda motor.
f.
Gaya listrik adalah, gaya yang ditimbulkan oleh muatan
listrik atau arus listrik.
Misalnya,
pengaris mika yang digosok-gosokkan pada rambut dapat menarik potongan-potongan
kertas kecil.
C.
HUKUM NEWTON
:
Hukum Newton I: Benda yang diam akan tetap diam selama jumlah gaya
yang bekerja padanya sama dengan nol atau benda yang bergerak dengan kecepatan
tetap akan tetap bergerak dengan kecepatan tetap selama resultan gaya yang
bekerja padanya sama dengan nol.
Hukum Newton II : Percepatan yang
ditimbulkan oleh gaya total pada sebuah benda berbanding lurus dengan gaya
total tersebut pada arah yang sama dan berbanding terbalik dengan massa dari
benda.
Contoh soal :
Massa Ani, Dewi, dan Anggun
berturut-turut adalah 45 kg, 40 kg, dan 50 kg. Jika percepatan gravitasi bumi
9,8 N/kg, hitunglah berat Ani, Dewi, dan Anggun!
Jawab:
Berat Ani: w = m × g
= 45 kg × 9,8 N/kg
= 441 N
Berat Dewi: w = m × g
= 40 kg × 9,8 N/kg
= 392 N
Berat Anggun: w = m × g
= 50 kg × 9,8 N/kg
= 490 N
Hukum Newton III : Jika sebuah benda
memberikan gaya pada benda lain, maka benda itu akan mendapat gaya dari benda
lain itu dengan besar gaya yang sama dan arah yang berlawanan dari gaya pertama.
Postinganya bagus hanya kurang referensi dan gambarnya. Tambah referensi sama gambarnya donk biar lebih bisa di mengerti. Terima kasih
BalasHapuspostingan yang bagus,di tunggu postingan selanjutnya..
BalasHapuspostingan yang menarik dan menambah pengetahuan saya,
BalasHapus